10 Fakta Menarik Tentang Kopi yang Perlu Anda Ketahui

Bagi banyak dari kita, kopi adalah alasan kita bangun di pagi hari. Suara panci meresap di dapur dan aroma lembut biji-bijian kopi membantu kita memaafkan jam alarm untuk membangunkan kita. Hari tidak dapat dimulai tanpa dimulai dengan minum segelas kopi pertama di pagi hari.

Meskipun ada banyak lelucon seputar kopi dan aspek adiktifnya, adakah manfaat kesehatan juga? Ada apa dengan minuman ini yang membuat kita menjadi hidup dan menghadapi hari? Apakah hanya kafein atau adakah properti lain yang membuat minuman ini unik bagi semua orang?

Ternyata, kopi memiliki sejarah yang luas dan penuh warna. Berikut ini sepuluh fakta menyenangkan tentang secangkir Joe pagi yang mungkin tidak Anda ketahui.

  1. Peminum kopi lebih kecil kemungkinannya untuk terjangkit penyakit mematikan. Studi telah menunjukkan bahwa pasien dengan kadar kafein yang lebih tinggi dalam darah mereka lebih kecil untuk tertular penyakit Alzheimer. Mereka juga menemukan bahwa kopi memiliki hasil positif pada pasien diabetes tipe 2 dan bahkan melindungi wanita dari kanker kulit.
  2. Kopi mengurangi nyeri otot. Sering disarankan Anda makan sarapan tinggi protein setelah melakukan kardio pagi Anda. Namun, menambahkan secangkir kopi ke rutinitas pasca-latihan Anda dapat mengurangi nyeri otot hingga 48%.
  3. Panggang gelap memiliki lebih sedikit kafein daripada kopi panggang ringan. Rasa yang kuat dari kopi panggang gelap cenderung membuat kita berpikir bahwa itu lebih kuat. Bukan itu masalahnya. Meskipun daging panggang gelap terasa lebih enak, daging panggang ringan mengandung lebih banyak kafein karena proses pemanggangan sebenarnya membakar lebih banyak kafein.
  4. Kopi berasal dari buah. Biji kopi sebenarnya bukan kacang. Mereka adalah lubang dari berry seperti cherry yang tumbuh di semak-semak. Kacang merupakan biji yang dapat ditemukan di tengah buah dan dipanggang untuk membuat kopi yang kita nikmati. Lain kali seseorang mengatakan kepada Anda untuk makan lebih banyak buah, cukup katakan Anda sudah memiliki satu untuk hari itu.
  5. Kambing awalnya menemukan kopi. Di Etiopia, sekitar 800 Masehi. Seorang gembala pertama mencicipi buah yang akan menghasilkan kopi ketika dia melihat kambingnya tampak seperti menari setelah makan dari semak yang sama. Setelah mencoba beri untuk dirinya sendiri, gembala memiliki reaksi yang sama (ya, dia menari). Tak lama kemudian, para bhikkhu memegang buah beri itu dan memperhatikannya membuat mereka tetap waspada sepanjang malam. Mereka akhirnya mencampur beri dengan lemak hewani dan membuat kekuatan kecil menggigit mereka.
  6. Kopi tidak diperkenalkan di Amerika sampai pertengahan 1600-an. Kopi pertama kali diperkenalkan di New Amsterdam (sekarang di New York) pada pertengahan 1600-an. Namun, itu tidak tumbuh dalam popularitas sampai setelah Pesta Teh Boston pada 1773.
  7. Kopi tanpa kafein bukanlah “bebas kafein.” Dalam satu cangkir kopi biasa ada sekitar 95 – 200 miligram kafein. Jika Anda minum kopi tanpa kafein seberat 8 ons, ada sekitar 2 – 12 miligram kafein di dalamnya. Meskipun secara signifikan lebih sedikit, kafein masih ada dalam minuman tanpa kafein.
  8. Kopi mengurangi risiko bunuh diri dan depresi. Khususnya mengenai wanita, penelitian menunjukkan bahwa mereka yang minum lebih banyak kopi menunjukkan lebih sedikit tanda-tanda depresi dan kecenderungan bunuh diri. Dalam penelitian, ditemukan ternyata wanita yang mengonsumsi sekitar empat cangkir kopi sehari 20% lebih kecil kemungkinannya menderita depresi.
  9. Menambahkan krim ke kopi Anda akan mencegahnya lebih cepat dingin. Ternyata, krim mendingin sekitar 20% lebih lambat dari kopi hitam dan dengan menambahkannya ke kopi Anda, Anda bisa menjaganya tetap hangat sedikit lebih lama daripada hanya dengan meminumnya hitam.
  10. Kopi meningkatkan asupan serat Anda. Satu cangkir kopi berkontribusi sekitar 1,5 gram serat untuk nutrisi umum Anda. Memang tidak banyak, tapi itu sesuatu.